Cara Membuat Gaji Karyawan berdasarkan Kode di Microsoft Excel

Menggunakan Rumus IF Ganda – Dalam keseharian kita, pasti kita pernah menemui sebuah kode yang banyak beserta artinya. Masalah ini biasanya terjadi pada orang perkantoran yang banyak menentukkan gaji karyawannya atapun guru yang menentukan sikap anak didiknya berdasarkan kode yang beliau berikan. Misalkan saja gaji administrasi adalah 1 juta, gaji salesman adalah 800 ribu. Sementara peletakkan nama – nama orang – orang tersebut tidak urut. 

Jika anda mempunyai masalah seperti itu anda tak perlu bingung harus bagaimana. Anda tak perlu menuliskan berapa gaji mereka secara manual di belakang nama mereka. Karena cara seperti itu selain kurang efektif juga riskan untuk terjadi kesalahan. Untuk kasus seperti diatas, didalam excel sendiri sudah dibekali rumusnya, yaitu dengan menggunakan rumus IF ganda. Lantas bagaimana caranya, langsung saja simak tutorial.

Cara menggunakan rumus IF ganda.

  1. Terlebih dahulu buatlah dokumen yang akan digunakan sebagai pengggunaan rumus IF ganda di Microsoft Office Exel. Sebagai contoh anda bisa meniru dokumen di bawah ini. 
    Daftar Karyawan dengan kodenya
    Daftar Karyawan dengan kodenya
  2. Jika data diatas sudah jadi, silahkan masukkan rumus IF berikut pada sell D5. Rumus: =IF(D5=”A”;1000000,IF(D5=”P”;1200000;900000)) 
    Menggunakan rumus IF ganda  Excel
    Menggunakan rumus IF ganda untuk memanggil kode
  3. Tekan enter, maka anda akan mendapatkan hasil seperti berikut ini. 
    Hasil rumus IF ganda
    Hasil rumus IF ganda
  4. Jika sudah, tekan sell D5 dan tarik tanda plusnya kebawah sampai dengan sell D14. Cara ini adalah untuk menyalin rumus dengan mengubah alamat sell secara otomatis. Maka secara otomatis jika anda melepaskan dragnya akan seperti ini. 
    Salin rumus otomatis dengan fill drop ke bawah
    Salin rumus otomatis dengan fill drop ke bawah
  5. Anda tinggal menambahkan format Rupaih didepan angka, caranya blog sell D5 : D14, lalu pada Tab “Home” kelompok “Number”, ubah “General” mmenjadi “Currency”
Catatan :
  1. Bentuk dasar rums IF ganda adalah =IF(sell=”syarat 1”;”hasil 1”;IF(sell=”syarat 2”;”hasil 2”;”hasil 3”))
  2. Jika rumus IF ganda untuk mencari angka sperti pada contoh diatas diatas, jangan gunakan tanda kutip didepan dan diakhir syarat.
  3. Gunakan tanda kutip didepan dan diakhir syarat jika syarat tersebut berupa teks. Contoh =IF(A1=”A”Sangat Baik”;IF(A1=”B”;”Baik”;”Cukup”))
Itulah sedikit tutorial tentang penggunaan IF ganda dan bagaimana aturannya, silahkan jika anda masih kurang paham, masukkan saja pertanyaan anda di kolom komentar dibawah ini. Sekian dari saya, semoga tutorial ini bermanfaat bagi anda.

Cara Menghitung Jumlah Hari Kerja dengan Microsoft Excel

Menghitung Jumlah Hari Kerja pada Excel – Tahukah Anda jika Microsoft Office Excel dapat kita gunakan untuk mengitung jumlah hari kerja tanpa melibatkan hari libur atau cuti. Tentu ini bermnafaat sekali bagi Anda yang ingin memberikan bonus kepada karyawan Anda senilai dengan berapa lama ia bekerja dalam hari aktif. Cara untuk menghitungnya pun tidak sulit. Anda hanya perlu memasukkan data tanggal pertama bekerja, tanggal akhir kerja, dan tanggal libur kerja. Yang lebih menakjubkan lagi, secara otomatis Excel ini akan menghitung hari minggu sebagai hari libur.

Untuk cara menghitungnya Anda hanya perlu memasukkan rumus:

 =NETWORKDAYS(Start_date;End_date;[holidays])

dengan keterangan sebagai berikut :
Start date: merupakan tanggal mulai karyawan anda bekerja.
End date: merupakan tanggal akhir karyawan anda bekerja.
Holidays: merupakan tanggal libur karyawan anda, secara otomatis hari minggu termasuk holidays.

Sebagai contoh simak kasus berikut ini.

Menghitung Bonus Karyawan berdasarkan Jumlah Hari Kerjanya

  1. Buatlah tabel seperti di bawah ini, yang terdiri dari tanggal awal kerja, akhir kerja, dan libur kerja serta jumlah. Kosongkan untuk sell jumlah.

    tabel jumlah hari kerja
    Buatlah tabel pada Excel seperti berikut
  2. Jika sudah selesai membuat datanya, sekarang ketikkan rumus =NETWORKDAYS(B3;C3;D3:D13) pada kolom E seperti pada gambar berikut.

    rumus menghitung jumlah hari kerja
    Ketikkan rumus berikut pada kolom jumlah hari kerja
  3. Lalu tekan enter, maka anda akan mendapatkan hasil sebagai berikut ini.

    Hasil penghitungan jumlah hari kerja dengan rumus pada Ms Excel
    Hasil penghitungan jumlah hari kerja dengan rumus pada Ms Excel

Nah, ternyata setelah dihitung-hitung, jumlah hari kerjanya adalah 98 hari. Nah, sekarang Anda akan memberikan bonus berapa jika kerjanya selama 98 hari.

Kiranya sekian tutorial cara menghitung jumlah hari kerja kali ini, semoga tutorial ini bermanfaat khususnya bagi Anda yang ingin memberikan bonus kepada karyawan Anda.

Menghitung Umur Kita dengan Menggunakan Excel

Menentukkan Usia Dengan Menggunakan Excel – Secara umum orang akan menghitung berapa usianya hanya dengan perkiraan pengurangan tahun. Namun pernahkah terbayang anda ingin menghitung berapa hari atau berapa bulan usia anda sekarang? Mungkin untuk yang menghitung berapa bulan mudah, tapi untuk menghitung berapa hari, itulah yang sulit, karena memang setiap bulan jumlah harinya tidak sama.

Semua masalah itu akan menjadi mudah jika menggunakan excel, dengan excel ini anda akan mengetahui berapa usia anda sekarang. Anda bisa mencari berapa usia anda dalam tahun, bulan atau hari secara detail. Hanya dalam waktu 5 menit, anda sudah akan mengetahui usia anda. Lantas bagaimana caranya? Simak tutorialnya berikut ini.

Menggunakan Rumus DATEIF

Untuk menghitung usia kita, kita akan menggunakan rumus DATEIF. Syntax rumus dari DATEIF ini adalah:  

=DATEDIF(Tanggal awal;Tanggal Akhir;”Jenis interval”)

Keterangan :

  1. Tanggal awal : tanggal lahir anda.
  2. Tanggal akhir : tanggal kapan anda akan menentukkan usia anda. Jika ingin mengetahui hari ini, tulis saja hari ini atau bisa juga dengan menggantinya dengan TODAY().
  3. Jenis interval:
    • “d” : interval hari
    • “m” interval bulan
    • “y” interval tahun
    • “md” interval total jumlah jarak hari pada bulan dan tahun yang sama
    • “yd” interval jumlah total jarak hari pada tahun yang sama
    • “ym” interval jumlah total jarak bulan pada tahun yang sama.
Sekarang coba buatlah tabel usia anak Anda seperti di bawah ini :

Data Usia Anak di Excel
Data Usia Anak di Excel
Untuk mengisi sel D3 anda dapat memasukkan beberapa pilihan rumus berikut:
  • =DATEDIF(C3;TODAY();”d”) maka akan terlihat 1135 (dalam hari), tinggal di fill kebawah. Tapi coba kita modifikasi dengan memasukkan rumus berikut =""&DATEDIF(C3;TODAY();"D")&" Hari " maka akan terlihat 1135 Hari.
  • =DATEDIF(C3;TODAY();”m”) maka akan terlihat 43 (dalam Bulan). Tapi coba kita modifikasi dengan memasukkan rumus berikut =""&DATEDIF(C3;TODAY();"m")&" Bulan " maka akan terlihat 43 Bulan.
  • =DATEDIF(C3;TODAY();”y”) maka akan terlihat 3 (dalam Tahun). Tapi coba kita modifikasi dengan memasukkan rumus berikut =""&DATEDIF(C3;TODAY();"y")&" Tahun" maka akan terlihat 3Tahun.
  • Jika ingin lebih menarik dan kelihatan lebih professional, kita masukkan rumus berikut pada sell D3, yaitu =""&DATEDIF(C3;TODAY();"y")&" Tahun "&DATEDIF(C3;TODAY();"ym")&" Bulan "&DATEDIF(C3;TODAY();"md")&" Hari " maka akan terlihat lengkap seperti di bawah ini.
Menghitung Usia lengkap Tahun, Bulan, dan Hari dengan Excel
Menghitung Usia lengkap Tahun, Bulan, dan Hari dengan Excel
Tinggal anda fill kebawah dan lihat hasilnya. Anda sudah mngetahui berapa tahun, bulan dan hari usia anak anda. Mudah sekali bukan, silahkan langsung saja di coba. Nah sekian +Tutorial Excel Online  mengenai cara mengetahui usia kali ini, semoga ini bermanfaat bagi anda.

Cara Menjabarkan Kode Barang Menjadi Rincian dengan Rumus Excel

Rumus IF kombinasi dengan LEFT, RIGHT, dan MID – Pada postingan sebelumnya saya sudah menjelaskan tentang macam – macam fungsi string dalam Microsoft Excel. Beberapa fungsi dari string tersebut adalah fungsi LEFT, RIGHT, dan MID. Pada postingan sebelumnya juga sudah saya katakan bahwa fungsi string ini memang tidak cukup penting, tapi akan menjadi penting jika dikombinasikan dengan rumus lainnya, salah satunya adalah jika dikombinasikan dengan fungsi IF. Terutama jika untuk mengerjakan kode-kode, kombinasi dua fungsi ini cukuplah penting.

Pada postingan kali ini, saya akan membahas tentang kombinasi IF dengan fungsi LEFT, RIGHT, dan MID. Pada contoh di bawah, saya akan menjabarkan tiga rincian barang dealer sepeda motor yaitu daerah, merk, dan harga barang berdasarkan kode barang di kolom awal. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan berikut ini.

Menjabarkan Jumlah Karakter Pertama Kiri dari Kode Barang  melalui kombinasi Rumus IF dengan rumus LEFT

Rumus IF dan kombinasi dengan rumus LEFT berarti mengambil suatu teks pada cell lain dimulai dari sebelah kiri dan nantinya akan dihadapkan pada kondisi yang berbeda. Secara syntax kombinasi rumu IF dan LEFT adalah sebagai berikut ini.

=IF(LEFT(cell sumber;jumlah karakter)=”hasil’;”kondisi1”;IF(LEFT(cell sumber;jumlah karakter)=”hasil’;”kondisi2”))

Rumus di atas digunakan jika ada dua kondisi berbeda.

=IF(LEFT(cell sumber;jumlah karakter)=”hasil’;”kondisi1”;IF(LEFT(cell sumber;jumlah karakter)=”hasil’;”kondisi2”;IF(LEFT(cell sumber;jumlah karakter)=”hasil’;”kondisi3”)))

Rumus di atas digunakan untuk tiga kondisi berbeda.

Anda dapat menambahkan lagi sesuai dengan jumlah kondisi berbeda. Sekarang contohnya adalah sebagai berikut ini. Buka Microsoft Excel pada komputer anda, lalu buatlah data pengiriman sepeda motor sebagai berikut ini.

Sheet latihan rumus IF Excel
Sheet latihan rumus IF Excel

Untuk mengisi, cell D5 yang berupa daerah pengiriman, masukkan rumus IF gabungan LEFT berikut ini, lalu anda fill ke bawah dan atur text alignnya maka akan tampak seperti gambar di bawah ini. Rumus:

=IF(LEFT(C5;3)="JTE";"Jawa Tengah";IF(LEFT(C5;3)="JTI";"Jawa Timur";IF(LEFT(C5;3)="BLI";"Bali";IF(LEFT(C5;3)="DKI";"DKI Jakarta";IF(LEFT(C5;3)="DIY";"D I Yogyakarta";IF(LEFT(C5;3)="JBA";"Jawa Barat"))))))

Keterangan :
  1. C5 merupakan cell sumber karakter yang akan diambil.
  2. 3 merupakan jumlah karakter yang akan diambil.
  3. JTE, JTI, BLI, DKI, dan DIY merupakan hasil dari pengambilan karakter.
  4. Jawa Tengah, Bali, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan D I Yogyakarta merupakan kondisi.
Menjabarkan karakter awal dari kode barang
Menjabarkan karakter awal dari kode barang

Menjabarkan Jumlah Karakter di Tengah Kode Barang  melalui kombinasi Rumus IF dengan rumus MID

Untuk contoh dari kombinasi rumus IF dengan MID ini saya masih akan menggunakan contoh di atas, yaitu memunculkan merk sepeda motor. Secara syntax sendiri, kombinasi rumus ini adalah sebagai berikut:

=IF(MID(cell sumber;posisi karakter;jumlah karakter)=”hasil”;”kondisi1”;IF(MID(cell sumber;posisi karakter;jumlah karakter)=”hasil”;”kondisi2”))

Rumus di atas dapat anda gunakan apabila terdapat dua kondisi berbeda.

=IF(MID(cell sumber;posisi karakter;jumlah karakter)=”hasil”;”kondisi1”;IF(MID(cell sumber;posisi karakter;jumlah karakter)=”hasil”;”kondisi2”;IF(MID(cell sumber;posisi karakter;jumlah karakter)=”hasil”;”kondisi1”;IF(MID(cell sumber;posisi karakter;jumlah karakter)=”hasil”;”kondisi1”;)))

Sedangkan anda dapat menggunakan rumus di atas ini jika terdapat tiga kondisi berbeda. Anda dapat menambahkan lagi rumusnya tergantung dari jumlah kondisi yang berbeda.

Pada contoh, untuk mengisi data pada cell E5, anda copy rumus berikut ini, lalu anda auto fill ke bawah sampai cell E14 dan atur text alignnya, maka anda akan mendapatkan gambar sebagai berikut ini. Rumus:

=IF(MID(C5;4;1)="V";"Vario";IF(MID(C5;4;1)="M";"Megapro";IF(MID(C5;4;1)="S";"Supra";IF(MID(C5;4;1)="B";"Beat";IF(MID(C5;4;1)="C";"CBR")))))

Keterangan :
  1. C5 merupakan cell sumber karakter.
  2. 4 merupakan posisi awal dari karakter yang akan diambil.
  3. 1 merupakan jumlah karakter yang akan diambil.
  4. V, M, S, B, dan C merupakan hasil dari pengambilan karakter.
  5. Vario, Megapro, Supra, Beat, dan CBR merupakan kondisi.
Menjabarkan karakter tengah kode barang
Menjabarkan karakter tengah kode barang

Menjabarkan Jumlah Karakter Paling Kanan dari Kode Barang  melalui kombinasi Rumus IF dengan rumus RIGHT

Secara syntax kombinasi dari kedua rumus ini sama dengan syntax dari kombinasi rumus IF dengan rumus LEFT, hanya saja kata LEFT dig anti dengan kata RIGHT. Contoh saya masih menggunakan data di atas, yaitu harga sepeda motor. Untuk mengisi cell F5 berdasarkan berdasarkan kode. Masukkan rumus berikut ini lalu tekan enter. Rumus:

=IF(RIGHT(C5;2)="15";15000000;IF(RIGHT(C5;2)="17";17000000;IF(RIGHT(C5;2)="13";13000000;IF(RIGHT(C5;2)="14";14000000;IF(RIGHT(C5;2)="24";24000000;)))))

Keterangan
  1. C5 merupakan cell sumber karakter.
  2. 2 merupakan jumlah karakter yang akan diambil.
  3. 15, 17, 13, 14, dan 24  merupakan hasil dari pengambilan karakter.
  4. 15000000, 17000000, 13000000, 14000000, dan 24000000 merupakan kondisi. Saya sengaja tidak menggunakan tanda petik (“…”) untuk mengapit kondisi. Karena kondisi berupa angka. 
Jika sudah ubah General menjadi Currency pada grup Number di  tab Home. Atur text alignnya dan auto fill ke bawah sampai pada cell F14, maka anda akan melihat gambar seperti di bawah ini.
Hasil akhir penjabaran kode pada Microsoft Excel
Hasil akhir penjabaran kode pada Microsoft Excel

Demikian hasil akhir penjabaran awal, tengah, akhir kode barang menjadi tiga rincian. Selamat mencoba!

Mengatur Arah Vertikal Horisontal Teks pada Microsoft Excel

Mungkin anda masih sedikit bingung yang dimaksud dengan yang saya tulis pada judul. Arah vertikal horisontal teks ini dalam Ms Office disebut Text Aligment. Ms. Excel pun memiliki satu fungsi text alignment untuk mengatur dan memformat posisi, bentuk, serta kedudukan teks. Jadi aligment ini sangat berguna bagi siapa saja yang ingin mengatur posisi arah tulisan dalam sel/tabel, apakah itu posisi horisontal (posisi mendatar) ataupun posisi vertikal (posisi berdiri tegak). Posisi teks tidak hanya bisa diatur untuk menjadi posisi horisontal maupun vertikal saja, tapi juga bisa diatur sesuai sudut yang dikehendaki.

Berikut ini akan kita ulas mengenai bagaimana cara mengatur aligment pada teks di microsoft excel:
  1. Buatlah lebih dahulu tabel yang akan di atur posisi kata-katanya. Misalnya seperti tabel di bawah ini:
    Lembar latihan di Excel
    Lembar latihan di Excel
  2. Kemudian semua judul kolom diblok lalu klik kanan, lalu pilih Format Cells, seperti gambar di bawah ini:
    Format Cells judul tabel
    Blok judul tabel, klik kanan Format Cells
  3. Setelah itu akan keluar kotak dialog Format Cells. Disana terdapat banyak menu tab seperti number, aligment, font, border, fill, protection. Pilih tab Aligmnent, pada bagian ini jika anda ingin mengatur posisi teks secara horisontal mauppun vertikal, caranya dengan mengubah pengaturan sesuai yang tersedia pada pilihan yang telah disediakan seperti letak center, button, dsb. Pilihan ini bisa anda temukan dengan cara klik panah ke bawah di samping bagian horizontal maupun vertikal. Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat tampilan di bawah ini:

    Text Alignment pada Excel
    Pilih Alignment pada window Format Cells
  4. Lalu untuk mengatur kemiringan teks pada sel, anda bisa mengaturnya ada bagian Orientation. Pada bagian Degrees, isikan besarnya kemiringan, misalnya sebesar 45 derajat. Lihat gambar di bawah ini:

    Memosisikan arah teks dengan sudut
    Memosisikan arah teks dengan sudut tertentu
  5. Jika sudah klik Ok. Maka tampilan tabel akan berubah seperti tampilan di bawah ini:

    Hasil posisi Text Alignment
    Hasil posisi Text Alignment
Bagaimana? Mudah bukan? Cara mengatur aligment teks pada program microsoft excel memang tidak begitu rumit, anda cukup bermodal punya kemauan untuk mencoba dan juga telaten. Jadi apa salahnya jika anda segera mencoba? Demikianlah ulasan mengenai cara mengatur aligment pada dokumen microsoft excel, semoga bermanfaat.

Cara Membuat Grafik Dengan Excel

Cara Membuat Grafik Dengan Excel – Excel adalah sebuah aplikasi yang diciptakan untuk digunakan dalam pengelolaan data angka. Sementara dalam sebuah pekerjaan sendiri, data angka sangat erat kaitannya dengan sebuah grafik. Maka dari itu, tutorialexcelonline pada kesempatan kali ini akan membagikan sebuah tutorial cara membuat grafik otomatis dengan excel. 
Saya yakin anda pasti sudah paham dengan apa yang dinamakan grafik. Tempat yang biasanya terdapat grafik ini adalah disebuah perpustakaan, penjualan dan lain sebagainya. Pasti saat pertama berpikir, anda akan bertanya – Tanya bagaimana cara membuat grafik tersebut. Apakah dengan menggunakan sebuah software desain grafis? Tentu tidak, karena selain memakan waktu, menggunakan desain grafis juga hasilnya kurang tepat. Nah, sebenarnya untuk membuat grafik tersebut adalah cukup dengan menggunakan excel. Bagaimana bisa excel untuk membuat grafik? Berikut tutorialnya untuk anda.

Cara membuat grafik otomatis dengan excel secara cepat

Sebagai contoh, buatlah sebuah data seperti pada gambar berikut ini pada lembar kerja excel anda.
membuat grafik dengan excel-1

Jika sudah, untuk mengisi kolom jumlah masukkan saja rumus =SUM(C6:H6) dan auto fill ke bawah sampai pada cell I8. Maka akan tampak seperti pada gambar berikut ini.
membuat grafik dengan excel-2

Jika sudah, blok dari cell B2 sampai pada cell I8, dan jika sudah masuk ke tab “Insert” pada group “Charts” pilih grafik mana yang akan anda pakai, sebagai contoh saya menggunakan grafik batang (Column) seperti pada gambar berikut ini.
membuat grafik dengan excel-3
Pilihan grafik

Maka akan terlihat grafik seperti pada gambar berikut ini.
membuat grafik dengan excel-4
Grafik pada Excel

Sekilas memang kurang lengkap grafiknya, namun coba anda arahkan kursor anda pada salah satu grafik di atas. Maka akan keluar sebuah kotak keterangan kecil yang menjelaskan lebih rinci lagi. Saya rasa juga sudah cukup jelas grafik seperti itu untuk anda print.

Nah, itulah tutorial cara membuat grafik pada excel secara mudah. Semoga dengan tutorial ini, waktu pekerjaan anda semakin cepat. Sekian dan semoga bermanfaat.

Cara Membulatkan Angka Desimal pada Microsoft Excel

Ketika kita sedang menjalankan program microsoft excel, seringkali kita menemui data angka yang berbentuk desimal. Jika angka dibelakang koma bulat, hal ini bukanlah menjadi masalah. Namun, jika angka dibelakang koma terlalu panjang, hal yang perlu dilakukan adalah pembulatan angka tersebut agar menjadi susunan angka yang lebih sederhana namun tetap pada nilai yang benar. Anda tak perlu bingung menghitung pembulatan angka satu persatu karena microsoft excel memiliki fasilitas untuk melakukan pembulatan angka-angka desimal.

Microsoft excel memiliki 3 formula yang dapat kita gunakan untuk melakukan pembulatan angka desimal. 3 formula tersebut adalah Round, Roundup, dan Rounddown.

ROUND

Round adalah fungsi yang berguna untuk pembulatan angka yang bergantung pada angka itu sendiri. angka 0 hingga 0,49 akan dibulatkan menjadi 0, dan angka 0,5 hingga 0,9 akan dibukatkan menjadi angka 1. Agar lebih jelas, berikut akan saya tampilkan contohnya.

Perhatikan lembar kerja berikut ini!

Daftar nilai siswa sebelum dibulatkan pada Excel
Daftar nilai siswa sebelum dibulatkan pada Excel

Disini, kita akan membulatkan angka dengan menggunakan fungsi Round. Caranya adalah dengan mengetikkan rumus Round pada sel di kolom pembulatan. Pada tabel lembar kerja diatas, sel yang digunakan adalah sel D3. Jadi, ketikkan rumus berikut pada sel D3.

=ROUND(8,17;0)

Rumus ROUND untuk membulatkan
Rumus ROUND untuk membulatkan

Setelah itu, tekan enter dan hasilnya akan seperti ini.

Hasil pembulatan Excel
Hasil pembulatan Excel

Angka 8,17 merupakan angka yang hendak dibulatkan dan angka 0 merupakan jumlah angka dibelakang koma yang anda inginkan. Jadi, disini kita menginginkan tidak ada angka dibelakang koma. Karena itulah hasil pembulatan yang dihasilkan tidak disertai dengan desimal.

ROUNDUP

Roundup adalah fungsi yang berguna untuk pembulatan angka yang mengikuti angka diatasnya dengan jumlah angka dibelakang koma sesuai dengan kebutuhan anda. Agar lebih jelas, mari kita simak contoh berikut ini.

Perhatikan lembar kerja berikut ini!

Nilai pecahan dalam Excel
Nilai pecahan dalam Excel
Disini, kita akan membulatkan angka dengan fungsi Roundup. Caranya adalah dengan mengetikkan rumus Roundup pada sel dikolom pembulatan. Pada lembar kerja diatas, sel yang digunakan adalah sel D3. Jadi, ketikkan rumus berikut pada sel D3.

=ROUNDUP(8,17;0)

Rumus pembulatan ke atas Excel
Rumus pembulatan ke atas Excel

Setelah itu, tekan enter dan hasilnya akan seperti ini

Hasil pembulatan ke atas Excel
Hasil pembulatan ke atas Excel

ROUNDDOWN

Rounddown adalah fungsi yang berguna untuk pembulatan angka yang mengikuti angka dibawahnya dengan jumlah angka dibelakang koma yang sesuai dengan kebutuhan anda. Agar lebih jelas, mari kita simak contoh berikut ini.

Perhatikan lembar kerja berikut ini!

Nilai Pecahan yang akan dibulatkan
Nilai Pecahan yang akan dibulatkan

Disini, kita akan membulatkan angka dengan fungsi rounddown. Caranya adalah dengan mengetikkan rumus Rounddown pada sel kolom pembulatan. Pada lembar kerja diatas, sel yang digunakan adalah sel D3. Jadi, ketikkan rumus berikut pada sel D3

=ROUNDDOWN(8,17;0)

Rumus pembulatan ke bawah Excel
Rumus pembulatan ke bawah Excel

    Kemudian tekan enter dan hasilnya akan seperti ini.

Hasil pembulatan ke bawah pada Excel
Hasil pembulatan ke bawah pada Excel

Agar lebih jelas, saya akan menampilkan perbandingan antara ke-3 formula diatas.

nilai pecahan yang dibulatkan pada Excel
Perbandingan nilai pecahan yang dibulatkan pada Excel

Demikian tuorial mengenai penggunaan fungsi Round, Roundup dan Rounddown. Semoga dapat memberi manfaat. Selamat mencoba!